Aksi Nyata Modul 3.3

 

Aksi Nyata Modul 3.3

1.       Fact

a.       Latar Belakang

Program classmeeting  pameran produk daur ulang, makanan tradisional, permainan tradisional, dan tadabur alam  merupakan salah satu contoh program yang mengembangkan bakat dan minat siswa sesuai dengan potensi dirinya yang selaras dengan filosofi Ki Hajar Dewantara. Di dalam pelaksanaan program pasti terdapat sikap solidaritas/kerjasama, kreatif, dan mandiri yang merupakan budaya positif sekolah. Dalam pelaksanaan program tersebut pasti juga terdapat pengelolaan sumberdaya.

Pada program ini memuat suara murid yaitu memberikan kesempatan murid untuk berdiskusi tentang produk yang akan dibuat. Sedangkan pilihan murid yaitu memberikan pilihan kepada siswa untuk membuat produk sesuai yang mereka inginkan. Dan untuk kepemilikan murid yaitu memberi kesempatan murid untuk membuat video proses pembuatan produk yang diunggah di channel youtube sekolah.

b.       Proses Jalannya aksi

1.       Diskusi Bersama kepala sekolah dan rekan kerja tentang program classmeeting agar berhasil.

2.       Wali kelas memberi pertanyaan untuk mengetahui program kegiatan setelah PAT yang menarik bagi siswa untuk menguatkan solidaritas, kreativitas, dan kemandirian.

3.       Menyediakan ruang dialog untuk murid di tiap jenjang kelas untuk membahas mimpi dan dampaknya dalam program ini dan mengadakan musyawarah dengan elemen guru untuk membahas jawaban murid.

4.       Komitmen dari murid dalam melaksanakan program.

5.       Membentuk tim untuk mensukseskan program.

c.       Dampak setelah program dijalankan

·         Program yang telah berjalan ini memberi kesempatan siswa untuk mengembangkan sikap kerjasama, kreatif, dan mandiri.

·         Sekolah memiliki program berdampak pada murid yang bisa dikembangkan untuk menghasilkan karya/produk yang bermanfaat.

·         Hasil penjualan produk dapat dimanfaatkan murid untuk pengembangan selanjutnya.

2.       Feeling

Saya merasa bangga dengan apa yang murid telah lakukan dan mampu melaksanakan program dengan baik. Siswa merespon positif kegiatan ini dan mereka bersemangat serta tertantang untuk membuat produk yang memiliki nilai tambah.

3.       Finding

Hal yang tidak pernah saya duga sebelumnya, bisa saya lakukan Bersama anak-anak dengan berbasis kekuatan telah berjalan dengan baik. Setelah pelaksanaan program ini menambah motivasi saya, rekan-rekan dan siswa untuk bisa terus melakukan inovasi dalam membuat produk daur ulang dan makanan tradisional.

4.       Future

Evaluasi dan refleksi serta membuat RTL secara berkala dan berkesinambungan.

5.       Dokumentasi

Diskusi dengan kepala sekolah dan rekan kerja tentang program classmeeting agar berhasil

Wali kelas memberi pertanyaan untuk mengetahui program kegiatan setelah PAT 
yang menarik bagi siswa untuk menguatkan solidaritas, kreativitas, dan kemandirian

Komitmen dari murid dalam melaksanakan program

Membentuk tim yang mensukseskan program

Hasil produk daur ulang









D


Komentar